Pembela HAM Menulis : Seri II
Jumat, 26 Jul 2019
Volume kedua Pembela HAM Menulis adalah karya penelitian lima siswa dari Kursus Dasar untuk Pembela Hak Asasi Manusia, sebuah proyek kolaborasi antara ELSAM dan Peace Brigades International untuk membangun kapasitas di antara para pembela HAM yang bekerja di wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.
Sebagaimana kompilasi penelitian pertama, buku ini menunjukkan masalah sehari-hari yang dihadapi oleh masyarakat Papua melalui lensa hak asasi manusia. Pilipus Rohaba mengeksplorasi kesulitan yang dihadapi oleh Buruh Dermaga Papua di Port Numbay. Yohanis Mambrasar mempelajari bagaimana negara menekan Kebebasan Berekspresi bagi mereka yang secara terbuka dan damai menyampaikan aspirasi politik. Maria Kapitarauw melihat Dampak Perkebunan Kelapa Sawit pada Suku Yeresiam di Nabire dan bagaimana kehadiran perusahaan-perusahaan ini telah mengubah lanskap sosial dan fisik wilayah tersebut. Waldine Meak menyajikan penelitian tentang Krisis Air di Fakfak Tengah dan dampaknya terhadap hak ekonomi, sosial dan budaya, khususnya terhadap perempuan adat. Dan Eva Tadjo mengungkap bagaimana Pabrik Sagu Mengubah Kehidupan Rakyat Kais dan menunjukkan bagaimana upaya para perempuan lokal hidup berdampingan dengan sejumlah proyek pembangunan di wilayah Papua Barat ini. Baca lebih lanjut, klik UnduhA R T I K E L T E R K A I T
Senin, 19 Des 2016
ELSAM, Jakarta - Intrusi terhadap hak atas privasi warga negara meningkat tajam seiring dengan makin inovatifnya penggunaan teknologi...
Senin, 21 Sep 2015
Pernyataan Sikap Bersama Hari Tani Nasional 2015
“Jalankan Reforma Agraria Sejati dan Selesaikan Konflik Agraria di...