Pembangunan Perkebunan Sawit di Perbatasan Indonesia-Malaysia: Diskriminasi Rasial terhadap Masyarakat Adat

Pembangunan Perkebunan Sawit di Perbatasan Indonesia-Malaysia: Diskriminasi Rasial terhadap Masyarakat Adat

Sabtu, 1 Agt 2009

200900_BUK_Pembangunan-perkebunan-sawit-di-perbatasan-Indonesia-Malaysia_CFPembangunan Perkebunan Sawit di Perbatasan Indonesia-Malaysia: Diskriminasi Rasial terhadap Masyarakat Adat

Penyusun: Tim Advokasi Sawit Perbatasan Editor: Nurhanudin Ahmad, Wahyu Wagiman &Tandiono Bawor Cetakan pertama, Agustus 2009 Penerbit: ELSAM (Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat) & Advokasi Sawit Perbatasan

Membahas masalah pembangunan dan perlindungan hak asasi manusia dan lingkungan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan, terkait dengan rencana pemerintah Indonesia membangun perkebunan kelapa sawit sepanjang 850 km di perbatasan tersebut yang mengancam kehidupan masyarakat adat.

Untuk membaca lebih lanjut, silahkan unduh

A R T I K E L T E R K A I T

Minggu, 26 Jun 2016
Pernyataan Pers Kelompok Kerja Advokasi Menentang Penyiksaan (Working Group on the Advocacy Against Torture)
Selasa, 31 Okt 2017
ELSAM, Palembang- Pada 12 Oktober 2017 lalu, Komnas HAM melakukan konsultasi publik pertama dengan Provinsi Sumatera...
+