Pekan Hak Asasi Manusia Korea Utara

Pekan Hak Asasi Manusia Korea Utara

Selasa, 1 Sep 2015
nkhr_web_invitation_final_2Korea Utara adalah salah satu negara yang paling represif di dunia. Komisi Penyelidikan PBB tahun lalu menemukan bahwa terjadi kejahatan terhadap kemanusiaan di negara tersebut—beberapa di antaranya adalah penyiksaan, pelanggaran hak hidup dan hak atas makanan yang layak, serta penghilangan paksa terhadap Warga Negara Asing. Warga Korea Utara yang tertangkap berusaha melarikan diri harus menghadapi penyiksaan, penahanan dan tak jarang, hukuman mati. Bergabunglah dengan Citizens’ Alliance for North Korean Human Rights (NKHR) dan Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) dalam Pekan Hak Asasi Manusia (HAM) Korea Utara untuk memperlihatkan solidaritas terhadap korban dari rezim pemerintahan Korea Utara. Sebagaimana komunitas internasional terus berupaya memperbaiki hidup warga Korea Utara, warga Indonesia dapat menyuarakan perjuangan HAM universal. --- 15-20 September: Art exhibition featuring artists who escaped North Korea Dia.lo.gue Artspace Kemang, Jakarta 15 September, 18:00 p.m.: Opening Reception Dia.lo.gue Artspace 16 September, 8:30 a.m.: Seminar: ASEAN Approaches to Human Rights in North Korea Universitas Indonesia, S&T Room 16 September, 16:00: Film Screening: Crossing Lotte Shopping Avenue (Kuningan), Lt.4 Ice Palace Hall (In Korean only/Khusus berbahasa Korea) 17 September, 14:00: Film Screening: Crossing Dia.lo.gue Artspace 18 September, 9:00: Presentation: Human Rights in North Korea Universitas Padjadjaran (Bandung), Auditorium Faculty of Law 19 September, 15:00: From Darkness: Art for Human Rights in North Korea and Indonesia Dia.lo.gue Artspace

A R T I K E L T E R K A I T

Jumat, 3 Jul 2015
ELSAM, Jakarta - Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi yang semakin canggih, berakibat meningkatnya pelanggaran terhadap kebebasan...
Sabtu, 12 Sep 2020
ELSAM berkolaborasi dengan Media Parahyangan, lembaga pers mahasiswa di Universitas Parahyangan, menggelar webinar dengan tema “Apakah Privasi Data Kita Sudah Dilindungi Negara?”
+