Urgensi Pemahaman Isu Bisnis dan HAM bagi Institusi HAM

ELSAM, Bogor—ELSAM bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) kembali menggelar pelatihan Pelatihan CONNECT (Enhancing Knowledge of Business and Human Rights Between Institutions).

Bertempat di Bogor, (3-6 Desember 2019) bisnis dan HAM bagi staf institusi negara yang berhubungan erat dengan hak asasi manusia ini diikuti oleh 20 peserta. Mereka berasal dari LPSK, Komnas Perempuan, Komnas Perlindungan Anak Indonesia, dan Ombudsman Republik Indonesia.

Pelatihan CONNECT terus diselenggarakan untuk meningkatkan kepekaan dan pengetahuan para staf institusi yang erat berhubungan dengan hak asasi manusia. Dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan mereka tetap update terkait isu bisnis dan HAM.

“Pemahaman bisnis dan hak asasi manusia penting mengingat bisnis sebagai aktor yang berkontribusi terhadap pelanggaran hak asasi manusia semakin hari semakin tidak terelakan,” ujar Susilaningtias Wakil Ketua LPSK.

Salah satu pengalaman LPSK menangani isu bisnis dan HAM adalah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang terjadi di Benjina. Dalam kasus tersebut perusahaan yang terlibat bukan dari Indonesia dan korbannya pun lintas negara.

Susi menegaskan, “Secara nyata, terlihat dalam kasus tersebut bahwa sektor bisnis penting untuk terus menghargai hak asasi manusia. Oleh karenanya menjadi kewajiban staf institusi HAM untuk memahami hak asasi manusia secara umum dan isu Bisnis dan HAM itu sendiri.”

Sekar Banjaran Aji