Elsham Papua Minta Panglima TNI Pastikan Keamanan Warga Sipil di Sugapa

ELSHAM Papua mengirim surat terbuka meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk segera mengambil tindakan atas krisis yang terjadi di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Dalam surat yang didukung 24 organisasi masyarakat sipil nasional dan internasional itu dikatakan bahwa dua anak di Sugapa menjadi korban penembakan aparat gabungan TNI dan Polri yang sedang menembaki kelompok bersenjata pada Selasa, 26 Oktober 2021.

Selanjutnya dikatakan bahwa situasi di Sugapa masih mencekam dan warga hidup dalam ketakutan. Sebagian besar penduduk sipil di distrik tersebut kembali mengungsi dan membutuhkan bahan makanan, pakaian, dan obat-obatan.

Berikut beberapa pokok yang diminta Elsham Papua kepada  Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto:

  1. Segera memerintahkan Aparat TNI yang bertugas di Kabupaten Intan Jaya, untuk menahan diri dan tidak melakukan penyerangan secara membabi buta di lokasi-lokasi publik dan pemukiman warga yang menyebabkan warga sipil menjadi korban.
  2. Segera melakukan investigasi untuk menemukan para pelaku penembakan yang secara membabi buta telah menembaki rumah penduduk warga sipil sehingga jatuh korban.
  3. Bertanggung jawab terhadap keluarga korban anak-anak yaitu korban meninggal dunia, Melpianus Sondegau (2 tahun) dan korban luka tembak Yoakim Majau (6 tahun).
  4. Memastikan jaminan keamanan bagi warga sipil di Sugapa secara khusus dan Intan Jaya secara umum, agar tidak mengalami intimidasi dari aparat keamanan yang bertugas di Kabupaten Intan Jaya.
  5. Membuka akses kepada lembaga-lembaga kemanusiaan untuk dapat masuk ke Intan Jaya memberi layanan kemanusiaan.

Simak surat selengkapnya di sini

Similar Posts