Policy Brief Perlindungi Data Pribadi; Mengenali Hak-hak Subjek Data serta Kewajiban Pengendali dan Prosesor Data

Perlindungan data pribadi merupakan bentuk penghormatan khusus hak privasi. Tidak diperbolehkan untuk mengumpulkan, menggunakan atau mengungkapkan data pribadi seorang individu kecuali: ada persetujuan dari pemilik data atau disahkan/diharuskan oleh hukum dan peraturan. Salah satu subtansi penting dari hukum perlindungan data pribadi adalah adanya pengaturan tentang perlindungan hak individu atau disebut sebagai subjek data. Pelindungan hak subjek data berkaitan erat dengan prinsip tranparansi pemrosesan data pribadi dan kewajiban pengendali serta prosesor data pribadi. Oleh karenanya, undang-undang juga harus secara jelas mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab untuk mematuhi hukum, serta kewajiban dan tugas mereka untuk memastikan kepatuhan dan perlindungan tentang hak-hak individu, dan tindakan apa yang harus mereka ambil jika mereka gagal melakukannya. Tanggung jawab dan kewajiban dalam setiap pemrosesan data pribadi yang dilakukan pengendali data atau atas nama pengendali data harus ditetapkan undang-undang, dan pengendali berkewajiban patuh pada ketentuan undang-undang tersebut. Namun demikian pengaturan tersebut juga harus mempertimbangkan sifat, ruang lingkup, konteks dan tujuan pemrosesan dan risiko terhadap hak dan kebebasan orang perseorangan.

Download File