Pembela HAM Menulis : Seri II

Volume kedua Pembela HAM Menulis adalah karya penelitian lima siswa dari Kursus Dasar untuk Pembela Hak Asasi Manusia, sebuah proyek kolaborasi antara ELSAM dan Peace Brigades International untuk membangun kapasitas di antara para pembela HAM yang bekerja di wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.

Sebagaimana kompilasi penelitian pertama, buku ini menunjukkan masalah sehari-hari yang dihadapi oleh masyarakat Papua melalui lensa hak asasi manusia. Pilipus Rohaba mengeksplorasi kesulitan yang dihadapi oleh Buruh Dermaga Papua di Port Numbay. Yohanis Mambrasar mempelajari bagaimana negara menekan Kebebasan Berekspresi bagi mereka yang secara terbuka dan damai menyampaikan aspirasi politik. Maria Kapitarauw melihat Dampak Perkebunan Kelapa Sawit pada Suku Yeresiam di Nabire dan bagaimana kehadiran perusahaan-perusahaan ini telah mengubah lanskap sosial dan fisik wilayah tersebut. Waldine Meak menyajikan penelitian tentang Krisis Air di Fakfak Tengah dan dampaknya terhadap hak ekonomi, sosial dan budaya, khususnya terhadap perempuan adat. Dan Eva Tadjo mengungkap bagaimana Pabrik Sagu Mengubah Kehidupan Rakyat Kais dan menunjukkan bagaimana upaya para perempuan lokal hidup berdampingan dengan sejumlah proyek pembangunan di wilayah Papua Barat ini.

Baca lebih lanjut, klik Unduh