Pelatihan REACH

Pelatihan Bisnis dan Hak Asasi Manusia Bagi Perusahaan : Mewujudkan Bisnis Berkelanjutan dengan Menghormati Hak Asasi Manusia

Latar Belakang

Perkembangan ekonomi dan pembangunan bisnis di dunia dan Indonesia khususnya tak lepas dari peran serta karyawan dan juga masyarakat sekitar. Pelaku bisnis semakin menyadari perlu mempertimbangkan aspek sosial dan ekologi. Tidak hanya memperhatikan finansial perusahaan. Ketiga aspek ini saling terkait dan terintegrasi yang mengarah pada prinsip pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGSs). Pelaksanaan SDGs membuka peluang bisnis dalam sektor pangan dan pertanian; kota; energy; dan kesehatan.

Kini perusahaan-perusahaan sudah banyak menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai salah satu tanggung jawab perusahaan terhadap sosial masyarakat di sekitar wilayah bisnisnya. Tanggung jawab moral untuk menghormati hak asasi manusia juga dipandang penting dilakukan. Hal ini dapat meningkatkan keuntungan perusahaan, diantaranya meningkatkan motivasi karyawan yang berdampak pada meningkatnya produktivitas; menghasilkan nama baik dan berita positif; meminimalisir konflik atau sengketa; dan membuka peluang pasar karena lebih diminati pasar.

Dewan HAM PBB telah merumuskan prinsip-prinsip panduan bisnis dan HAM atau United Nations Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGPs) dan mengadopsi menjadi Resolusi Dewan HAM PBB No 17/4 Tahun 2011. Pemerintah Indonesia sebagai salah satu negara yang hadir dalam pertemuan PBB telah menyatakan komitmennya dalam mengadopsi dan mengimplementasikan UNGPs. Prinsip UNGPs ini dibangun atas dasar tiga pilar yaitu kewajiban negara untuk melindungi (protect), tanggung jawab perusahaan untuk menghormati (respect), dan akses terhadap pemulihan (remedy).

Sebagai salah satu wujud komitmen Pemerintah Indonesia, saat ini tengah disusun Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) Tahun 2020-2024 yang berisi tentang upaya implementasi UNGPs di Indonesia. Disamping penyusunan RANHAM, telah dibangun berbagai inisiatif oleh beberapa institusi dalam mengintegrasikan UNGPs ke dalam kebijakan dan operasional bisnis, diantaranya Peraturan Komnas No.1 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Bisnis dan HAM, pembentukan focal point bisnis dan HAM, Permen KKP No 2/2017 tentang Sertifikat Perusahaan Perikanan, Perpres No 33/2018 tentang Perubahan Perpres No 75 Tahun 2015 tentang RANHAM, serta skema bisnis yang sudah mengarah pada panduan bisnis dan HAM seperti Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) pada perkebunan sawit.

Sepanjang upaya-upaya integrasi dan implementasi UNGPs di sektor bisnis, masih banyak perusahaan yang belum mengetahui bagaimana menghormati hak asasi manusia dalam bisnis. Oleh karena itu, untuk merespon kebutuhan perusahaan dalam peningkatan kapasitas dan pengetahuan mengenai implementasi prinsip hak asasi manusia dalam bisnis, Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menyelenggarakan pelatihan bisnis dan hak asasi manusia bagi perusahaan yang diberi nama REACH (Responsible Enterprise Achieving Compliance with Human Rights). Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelaku bisnis untuk mampu mengimplementasikan prinsip panduan PBB mengenai bisnis dan hak asasi manusia (UNGPs) dalam rangka menjalankan bisnis yang menghormati hak asasi manusia.

Tujuan

Pelatihan REACH ini diselenggarakan dengan tujuan :

  1. Peserta memahami relasi bisnis dan hak asasi manusia, instrumen bisnis dan HAM, dan UNGPs serta bisnis yang berkelanjutan;
  2. Peserta mampu mengimplementasikan UNGPs dan prinsip-prinsip keberlanjutan yang diwujudkan dalam kebijakan perusahaan, kegiatan operasional, dan standar operasional prosedur (SOP);
  3. Peserta mempromosikan UNGPs dan bisnis berkelanjutan serta membagikan pengalaman terbaik dalam upaya-upaya penghormatan hak asasi manusia

Target Peserta
Pelatihan REACH ini ditujukan bagi individu-individu yang bekerja di perusahaan , jumlah maksimum peserta yaitu 20 orang.

Metode Pelatihan
Pelatihan REACH dilaksanakan selama 2 hari dengan metode pendidikan orang dewasa berbasis partisipatif aktif peserta, terdiri dari :

  1. Presentasi
  2. Film
  3. Diskusi kelompok
  4. Simulasi atau role play
  5. Pre-test dan post-test
  6. Evaluasi

Materi
Peserta pelatihan REACH akan mendapatkan materi diantaranya :

  1. Peran perusahaan dalam merealisasikan SDGs
  2. Relasi UNGPs dan SDGs
  3. Prinsip dan penerapan UNGPs di perusahaan

Narasumber dan Fasilitator
Materi pelatihan ini akan disampaikan oleh narasumber yang berpengalaman di bidangnya.

Alur Kegiatan
Waktu dan tahapan seleksi hingga pelaksanaan pelatihan REACH, sebagai berikut

  1. Pendaftaran                  : 10 – 27 Februari 2020
  2. Seleksi Administrasi      : 27 – 28 Februari 2020
  3. Pengumuman Seleksi   : 28 Februari 2020
  4. Pelaksanaan Kegiatan   : 3 – 4 Maret 2020

Tempat dan Waktu
Pelatihan ini akan dilaksanakan, pada :

Hari, Tanggal    : Selasa – Rabu, 3 – 4 Maret 2020

Pukul               : 08.30 – 17.00 WIB

Tempat            : Hotel Morrisey (Jalan KH. Wahid Hasyim No.70, Kebon Sirih

Jakarta Pusat

Persyaratan Pendaftaran
Seluruh peserta wajib mengisi dan melampirkan beberapa persyaratan, sebagai berikut :

  1. Formulir pendaftaran yang sudah diisi
  2. Fotokopi atau scan identitas diri (KTP atau SIM)
  3. Surat ijin mengikuti pelatihan REACH dari pimpinan perusahaan

Seluruh persyaratan pendaftaran dapat dikirimkan melalui email: [email protected] atau [email protected]

Fasilitas
Penyelenggara menyediakan akomodasi dan transportasi bagi peserta dari  Jabodetabek.

Kontak dan Komunikasi
Peserta yang berminat untuk mengikuti pelatihan ini dan membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Putri Nidyaningsih (0821-8654-7899)

Download Formulir