Memetakan Mozaik Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Konteks Pembangunan Pariwisata Berdasarkan Perspektif Bisnis dan HAM

Terdapat dualisme dan potensi konflik hak dalam pariwisata, yakni antara hak setiap orang untuk berwisata dengan hak-hak masyarakat lokal. Pariwisata karenanya bukan industri yang bebas dari masalah HAM. Janji manis pariwisata untuk mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat di berbagai destinasi pun harus terus dikawal.

Melalui penelitian ini para peneliti ELSAM mengungkap situasi pembangunan di empat “Bali Baru” (Danau Toba, Tanjung Kelayang, Candi Borobudur, dan Kawasan Bromo-Tengger-Semeru), terutama yang terkait dengan pelanggaran HAM (beserta polanya) yang telah dan potensial terjadi. Penelitian ini menemukan sejumlah pelanggaran HAM seperti hak atas tanah, hak masyarakat adat, hak atas sumber daya alam termasuk air, hak atas pembangunan (pengambilan keputusan partisipatif), hak atas privasi, hak tenaga kerja (termasuk hak kesehatan dan keselamatan), dan permasalahan terkait hak perempuan dan anak seperti eksploitasi.

Unduh Fille