Internet dan Kebebasan Berekspresi di Indonesia

AS4503-2016ASASI Edisi September – Oktober 2012 : Internet dan Kebebasan Berekspresi di Indonesia

Penanggung Jawab: Indriaswati Dyah Saptaningrum

Pemimpin Redaksi: Otto Adi Yulianto

Redaktur Pelaksana: Widiyanto

Dewan Redaksi: Widiyanto, Indriaswati Dyah Saptaningrum, Zainal Abidin, Wahyu Wagiman

Redaktur: Indriaswati DS, Otto Adi Yulianto, Triana Dyah, Wahyu Wagiman,Wahyudi Djafar, Andi Muttaqien,Mohamad Zaki Hussein

Sekretaris Redaksi: Triana Dyah

Sirkulasi/Distribusi: Khumaedy

Desain & Tata Letak: alang-alang

Penerbit: Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM)

Internet Sebagai Hak Asasi Manusia: Segenggam Harapan dengan Segudang Tantangan. Seperti dua sisi mata uang, pada sisi lain, kita menghadapi kegagapan negara menghadapi perkembangan yang terkait dengan internet. Dalam soal ini, dikotomi negara maju dan berkembang sepertinya tak berlaku, semuanya seperti gagap untuk mengambil arah yang tepat dalam pengembangan regulasi yang tepat, yang tak hanya mampu menjamin hak atas akses terhadap kebebasan berinternet, namun juga melindungi baik dari kecenderungan pembatasan atas nama keamanan nasional maupun ancaman pihak ketiga seperti korporasi.

Persoalannya, sampai saat ini belum terbentuk suatu regulasi yang jelas mengenai hal ini, dan bahkan mungkin para netizen masih sangat sedikit juga yang menyadari berlangsungnya praktek seperti ini. Kesemuanya ini memunculkan tantangan baru dalam menggagas model tata kelola internet yang sesuai, proses yang sampai saat ini masih terus berlangsung dan membutuhkan keterlibatan penuh dari masyarakat. Sejumlah tantangan tersebut akan menjadi perbincangan penting dalamperhelatan forum internasional Internet Governance Forum di tahun 2013, di mana Indonesia akan menjadi tuan rumahnya.

Untuk membaca secara lengkap, silakan klik unduh