Monitoring Progress Report #2: Ad Hoc Human Rights Court Against Gross Human Rights Violations In East Timor April-September 1999

200205_BUK_Monitoring-Progress-Report#2_Ad-Hoc-Human-Rights-Court-Against-Gross-Human-Rights-Violations_CFMonitoring Progress Report #2: Ad Hoc Human Rights Court Against Gross Human Rights Violations In East Timor April-September 1999

Pada bulan April 2002, masing-masing Majelis hakim yang memeriksa perkara di Pengadilan HAM Adhoc untuk kasus pelanggaran HAM berat di Timor-timur telah menjatuhkan putusan sela. Dalam putusan sela tersebut Para Majelis Hakim berpendapat bahwa Pengadilan HAM Adhoc memiliki kompetensi absolut dan relatif untuk mengadili kasus pelanggaran HAM berat di Timor-timur. Selain itu, dakwaan dakwaan yang disusun oleh Jaksa Penuntut Umum Adhoc telah memenuhi syarat formal dan materiil suatu dakwaan. (pembahasan lebih mendalam tentang surat dakwaan dan kompetensi pengadilan, lihat progress report # I).

Dalam progress report II ini, akan disorot lebih lanjut proses persidangan tersebut, khususnya tentang proses pembuktian dakwaan. Di sini dilihat unsur-unsur yang terkandung di dalam pasal-pasal dakwaan dan kewajiban Jaksa Penuntut Umum membuktikan unsur-unsur tersebut, kecenderungan keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa dipersidangan sampai akhir April 2002. Selain akan disorot pula kemampuan Jaksa dan Hakim mengeksplorasi kesaksiankesaksian yang diberikan dalam persidangan, dan kemudian dilanjutkan dengan analisis terhadap keterangan saksi-saksi tersebut.

Untuk membaca laporan ini, silakan klik unduh (bahasa Inggris) atau unduh (bahasa Indonesia)