Penandatanganan Kerjasama Dirjenham Kemenkumham dan ELSAM tentang Pemajuan dan Perlindungan HAM di Indonesia

Pada Selasa, 2 Oktober 2018, Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia , Kementerian Hukum dan HAM (DirjenHAM) menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) tentang Pemajuan dan Perlindungan Hak Asasi Manusia di Indonesia.Dalam pengantarnya, Roichatul Aswidah selaku Sekretaris Badan Pengurus ELSAM menyampaikan bahwa meskipun selama ini sudah terjalin kerja selama, pasca penandatangan akan memperkuat program sebagai upaya pemajuan dan perlindungan HAM.

Salah satu kajian isu yang akan menjadi program kerja sama aalaKajian di isu Bisnis dan Hak Asasi Manusia yang mana akan jadi kerja bersama ELSAM dan Dirjenham Kemenkumham ini merupakan isu mutakhir yang penting disikapi Negara. Pada bagian ini, ELSAM berharap dapat memberikan sumbangan jawaban permasalahan-permasalahan yang mutakhir bagi Hak Asasi Manusia terutama yang berkaitan dengan bisnis korporasi.

“Pemerintah tak bisa bekerja sendirian dalam memajukan dan memperbaiki kondisi hak asasi manusia, maka harus bekerja sama.” sambutan dari Mualimin Abdi sebagai Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia. Mualimin mencontohkan dalam konteks Bisnis dan HAM, bagaimana perusahaan-perusahaan otomotif seperti Honda, Yamaha atau Suzuki mendesain produk yang juga dapat digunakan komunitas difabel.

“Dengan adanya kerjasama ini jadi pemikiran bersama. Dengan ini kita bisa menjembatani ke kanwil-kanwil Kemenkumham, ini sangat baik, apalagi dulu sejak pak Hakim Garuda Nusantara, beliau selalu memberikan masukkan. Misalnya untuk proses penyelesaian Pelanggaran HAM masa lalu, prinsipnya pemerintah pada posisi -melalui Menkopolhukam- Pemerintah tidak diam atau membiarkan tapi pemerintah hormati apa yang dilakukan Komnas HAM”, tambah Mualimin memaparkan.

Program bersama antara Dirjenham Kemenkumham dan ELSAM ini akan didukung oleh Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, yang perwakilannya juga turut hadir dalam penandatanganan ini.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Kerjasama, antara Arry Ardanta Sigit (Direktur Kerjasama pada DirjenHAM) dengan Roichatul Aswidah.

Comments

share on:

Leave a Response