Merangkul Kelompok Lansia dengan Kebijakan Ramah Lansia di Kota Yogyakarta

ELSAM-Jakarta. Pemerintah Kota Yogyakarta saat ini tengah berupaya mewujudkan komitmennya sebagai kota ramah lansia. Sebagai salah satu wujud keseriusan dalam melaksanakan mandat Deklarasi Yogyakarta 2012, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Sosial Kota Yogyakarta berencana menyusun rancangan peraturan walikota tentang kesejahteraan lansia di Kota Yogyakarta. Rencana ini diwujudkan melalui penyelenggaraan diskusi kelompok terfokus (FGD) Penyusunan Perwali Kesejahteraan Lansia yang diadakan di Kota Yogyakarta pada 6 September 2018. Kegiatan ini difasilitasi oleh Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) dan Forum Pendidikan dan Perjuangan HAM (Fopperham) Yogyakarta.

Selain dihadiri oleh organisasi perangkat daerah Kota Yogyakarta, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Komisi Daerah Lanjut Usia DI Yogyakarta, Komisi Daerah Lanjut Usia Kota Yogyakarta, Survei Meter, dan akademisi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta. UKDW merupakan salah satu anggota tim ahli penyusunan rancangan peraturan gubernur tentang kesejahteraan lansia di Provinsi DI Yogyakarta.

“Proses penyusunan Ranpergub saat ini masih terkendala keinginan beberapa pihak yang mengkehendaki kebijakan tersebut hanya untuk lansia terlantar saja. Padahal, kebijakaan lansia juga diperlukan oleh seluruh kelompok lansia di Yogyakarta, tidak hanya lansia terlantar semata.” Ungkap Maria, akademisi dari UKDW.

Suripto, Ketua Komda Lansia DI Yogyakarta, juga mengatakan bahwa Pergub Lansia ini harus dapat memenuhi kebutuhan kelompok lansia, terutama lansia potensial.

“Karena proses penyusunan Pergub yang sangat lamban, akhirnya Kota Yogyakarta memulai inisiasi dengan membuat Perwali.” Ujar Suripto.

Saat ini, Pemerintah Kota Yogyakarta sudah memiliki beberapa program yang menyasar kelompok lansia. Program-program tersebut antara lain Rumah Sehat Lansia, Asistensi Lansia Terlantar, dan Bina Keluarga Lansia. Lansia juga menjadi salah satu komponen dalam standar pelayanan minimal (SPM) kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.

Wahyudi selaku deputi direktur riset ELSAM mengatakan, “Kota Yogyakarta memang sudah mempunyai banyak program terkait lansia, namun dibutuhkan kebijakan lansia yang berperan untuk mengintegrasikan program-program ini agar pemenuhan kebutuhan terhadap kelompok lansia dapat dilakukan secara sistematis.”

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk menghimpun masukan dari pemangku kepentingan yang berguna bagi penyusunan naskah rancangan Perwali Lansia Kota Yogyakarta. Diharapkan, rancangan Perwali Lansia Kota Yogyakarta dapat disahkan pada bulan November 2018 ini. []

Penulis : Miftah Fadhli

 

Comments

share on:

Leave a Response