Mama-Mama Pasar Perlu Dukungan Pemerintah Sorong

sampul-depan

sampul-depanPasar Remu yang terletak di Kota Sorong, Papua Barat, adalah sumberdaya ekonomi penting bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Sorong. Akan tetapi, sumberdaya penting tersebut sayangnya tidak dapat dinikmati oleh orang asli Papua, khususnya bagi Mama-mama Pasar1 yang berjualan di pasar tersebut. Padahal, merekalah pedagang asli Pasar Remu. Sebaliknya, pedagang non-Papua yang lebih menguasai dan menikmati.

Semua kios-kios pasar untuk berjualan yang tersedia di Pasar Remu dikuasai dan dimiliki oleh pedagang non-Papua. Orang asli Papua hanya berjualan di pinggiran got pasar (sekitar drainase), atau di pinggiran lorong-lorong pasar. Perlakuan Pemerintah Kota Sorong yang diskriminatif terhadap orang asli Papua; yang sebagaian besar berasal dari Suku Maybrat, Paniai, Moi, Inawatan, Tehi, Biak, Serui, Kokoda, Wamena dan Karoon itu; membuat mereka sulit mengakses tempat berjualan. Sehingga mereka banyak yang berjualan hanya beralaskan karung dan plastik di bawah tanah atau lantai.

Sementara itu, pedagang non-Papua dapat mengakses tempat berjualan di dalam Pasar Remu dengan mudah.

Untuk membaca lebih lanjut, klik unduh

share on:

Leave a Response