Baseline Study Report: Tinjauan Awal untuk Pengembangan Kabupaten Sikka yang Inklusif Berbasis Hak Asasi Manusia

rev-baseline-study-report_kota-ham-sikka-ntt_cf

rev-baseline-study-report_kota-ham-sikka-ntt_cfBaseline Study Report: Tinjauan Awal untuk Pengembangan Kabupaten Sikka yang Inklusif Berbasis Hak Asasi Manusia

Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah terpilih sebagai salah satu region yang menerima penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM melalui penilaian Kemenkumham. Meski dalam implementasinya, masih banyak diliputi kegamangan dan kebingungan untuk menerjemahkan Kota HAM dalam kerja-kerja penatakelolaan pemerintahan lokalnya sehari-hari. Pertumbuhan ekonomi Sikka memang memperlihatkan adanya kenaikan meski tidak signifikan dengan kenaikan pendapatan domestik bruto rata-rata di bawah 1% setiap tahunnya akan tetapi jumlah kemiskinan di daerah ini masih berada pada angka yang cukup mengkhawatirkan di mana lebih dari separuh kecamatan di Kabupaten Sikka masih tergolong sebagai daerah dengan pendapatan per kapita yang rendah. Kabupaten Sikka setidaknya memiliki 31.444 kepala keluarga pra sejahtera dari total 109.891 kepala keluarga yang tercatat pada tahun 2014. Dari jumlah itu, Kabupaten Sikka memang tidak masuk sebagai salah satu kabupaten tertinggal di Nusa Tenggara Timur—yang menempati posisi ketiga sebagai provinsi termiskin di Indonesia—namun masalah pendidikan, kesehatan, dan rendahnya kualitas sumber daya manusia menjadikan Kabupaten Sikka sebagai region yang semakin menarik diamati setelah Kementerian Hukum dan HAM memasukkan Kabupaten Sikka dalam daftar Kabupaten/Kota Peduli HAM.

Terlepas dari persoalan-persoalan yang terekam di dalam sejumlah dokumen pemerintah daerah, bagaimana menerjemahkan proses yang terjadi dalam lingkup sosio-politik tata kelola pemerintahan Kabupaten Sikka sehingga memperoleh penghargaan Kabupaten/Kota Peduli HAM oleh Pemerintah Indonesia adalah diskusi panjang yang membutuhkan eksplorasi mendalam. Tulisan ini menjadi pengantar yang sangat awal untuk memahami Kabupaten Sikka dalam rangka melangkah lebih dalam tidak hanya untuk mengeksplorasi situasi terkini yang dihadapi Kabupaten Sikka melainkan bagaimana daerah ini bisa sampai pada wujudnya yang sekarang yang mensyaratkan pemahaman sosio-historis tentang masyarakat Sikka. Bagian-bagian selanjutnya merupakan ulasan singkat tentang peta permasalahan yang muncul di Kabupaten Sikka serta kemungkinan-kemungkinan untuk dielaborasi lebih jauh dalam kerangka studi untuk mendorong Kabupaten Sikka sebagai Kabupaten/Kota HAM.

Untuk membaca baseline study report ini, silakan klik unduh

share on:

Leave a Response