Laporan Implementasi Konvensi Menentang Penyiksaan: Memutus Rantai Pelanggengan Genealogi Penyiksaan: Refleksi terhadap Situasi Penyiksaan dan Perlakuan Sewenang-wenang dalam Konteks Indonesia

Laporan WGAT_CF

Laporan WGAT_CFMemutus Rantai Pelanggengan Genealogi Penyiksaan: Refleksi terhadap Situasi Penyiksaan dan Perlakuan Sewenang-wenang dalam Konteks Indonesia

Penyiksaan menjadi tumpuan untuk menopang imperium kekuatan yang lebih besar dan sebagai sarana untuk mengembangkan kekuatan pribadi. Bahkan penyiksaan menjadi instrumentasi untuk meningkatkan prestise dan otoritas pemimpin dengan cara menghukum musuh mereka. pelaku penyiksaan dan perlakuan sewenang-wenang bisa mencakup pelaku negara maupun pelaku privat, baik individu maupun entitas bisnis. Sepanjang pelaku tersebut memiliki kuasa dan mengekspresikan nalurinya untuk menguasai atau menaklukan pihak yang lain yang tidak memiliki keberdayaan (powerlessness), maka kuasa tersebut termanifestasi melalui praktik-praktik penyiksaan dan perlakuan sewenang-wenang. Selanjutnya, penyiksaan dan perlakuan sewenang-wenang yang dilakukan oleh korporasi dapat dikerangkai dengan konsep drittwirkung atau efek horizontal (horizontal effect) atau disebut juga efek norma-norma hak asasi manusia terhadap pihak ketiga (third-party effect). Berdasarkan doktrin ini , negara bertanggung jawab untuk menjamin bahwa orang perorangan dan kelompok-kelompok di dalam yurisdiksinya tidak melanggar hak asasi manusia seseorang atau kelompok yang lainnya. Penyiksaan dan perlakuan sewenang-wenang yang menjadi ruang lingkup Konvensi Menentang Penyiksaan oleh melekat pada kuasa, maka pola operasionalisasinya akan merasuki ranah privat maupun publik.

Sementara di sisi lain, pemulihan yang menjadi hak bagi korban penyiksaan dan perlakuan sewenang-wenang dalam pelaksanaannya masih banyak terkendala. LPSK sebagai lembaga yang memiliki mandat perlindungan terhadap saksi dan korban perlanggaran hak asasi manusia masih digelayuti permasalahan kelembagaan dan alokasi anggaran yang belum mencukupi untuk menjalankan mandat tersebut. Berdasarkan situasi dan kebijakan tersebut, melalui laporan ini, WGAT memberikan beberapa rekomendasi untuk pihak-pihak yang memiliki kewenangan untuk segera mengambil langkah-langkah.

Untuk membaca laporan ini, silakan klik unduh

share on:

1 comment

Leave a Response