Jurnal DIGNITAS Volume V No. II Tahun 2008: Hak Asasi Manusia dan Tanggung Jawab Bisnis

cover 1a

cover 1aSalah satu perubahan yang paling signifikan dalam diskursus dan praktik hak asasi manusia belakangan ini adalah soal keterkaitan antara bisnis dan hak asasi manusia. Memang sekilas sangat susah menemukan hubungan antara bisnis dan perlindungan terhadap hak asasi manusia. Namun demikian, dewasa ini keterkaitan itu semakin disadari baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional.

Peningkatan ekonomi dunia sejak tahun 1970-an telah mendatangkan efisiensi dan produktivitas yang semakin besar dan merangsang globalisasi di satu sisi, tetapi di sisi lain mendatangkan masalah berupa degradasi sosial dan kerusakan lingkungan hidup di negara-negara berkembang.

Keprihatinan terhadap dampak negatif globalisasi ekonomi ini tidak hanya membersit dari para aktivis dan organisasi non-pemerintah yang bergerak dalam isu hak asasi manusia dan lingkungan, melainkan juga dari para pengambil keputusan dan pemimpin bisnis itu sendiri. Keadaan negatif itu dinilai telah merusak kepentingan bisnis itu sendiri dan pengembangan hidup manusia.

Sistem hak asasi manusia didasarkan pada asumsi utama tentang kekuasaan negara sebagai penanggung jawab utama dan bergelut keras tentang bagaimana menangani aktor-aktor bukan negara (non-state actors) yang bisa melanggar hak-hak asasi manusia atau menghalangi pemenuhan hak-hak mereka.

Untuk membaca Jurnal DIGNITAS ini, silakan unduh

share on:

Leave a Response